Berada jauh dari tanah air, bukan menjadikan alasan bagi warga Indonesia di luar negeri untuk tidak ikut merasakan khidmat dan suka cita hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64. Masyarakat Indonesia di Tokyo dan sekitarnya bersama-sama dengan jajaran staf dan keluarga Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo secara khidmat telah menyelenggarakan upacara pengibaran bendera pada 17 Agustus 2009 di halaman Wisma Duta KBRI Tokyo.
Upacara peringatan Kemerdekaan RI ke-64 tersebut dipimpin oleh Wakil Kepala Perwakilan RI di Tokyo, Ronny Prasetyo Yuliantoro, selaku pembina upacara. Selain staf dan keluarga KBRI Tokyo, upacara pengibaran bendera dihadiri pula oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari perwakilan kantor Bank Indonesia, BNI 1946, Garuda Indonesia, PT Aneka Tambang, Pertamina, guru dan siswa Sekolah Republik Indonesia Tokyo, mahasiswa, trainee (pekerja magang), juru rawat, perwakilan organisasi persahabatan Indonesia-Jepang, seperti Japinda, Yokodantai, Medan kai dan lain-lain.

Setelah upacara pengibaran bendera selesai, acara langsung dilanjutkan dengan rangkaian perlombaan yang diikuti oleh seluruh warga masyarakat Indonesia dan hadirin antara lain lomba makan kerupuk, lomba kelereng, tarik tambang dan lain-lain. Rangkaian acara pengibaran bendera dan lomba tersebut diakhiri dengan makan siang bersama. Acara ini didahului dengan pemotongan tumpeng HUT Kemerdekaan RI ke-64 oleh Wakil Kepala Pewakilan RI Tokyo yang secara simbolis menyerahkan potongan tumpeng kepada Prof. Yamashita dari Showa Medical University sebagai peserta upacara yang paling tua (90 tahun) dan Sdr. Deddy Nurzaman, Ketua Persatuan Pelajar Indonesia Jepang.






